Real Madrid por La Duo Decima

Hala Madrid !!!

Mungkin itulah kata-kata yang sedang banyak digaungkan kepada tim ibukota SPANYOL saat ini. Estan el mejor equipo en el mundo. Mereka adalah tim terbaik di dunia. Bagaimana tidak? Baru saja mereka menang di liga domestik, La Liga, pada Minggu dini hari tadi (4/6/17) mereka juga sukses menuntaskan misi #AporLa12 di Stadion Millenium, Cardiff, Wales. Real Madrid kini sudah mengoleksi total 12 trofi di ajang pertandingan sepakbola tim terbaik Eropa, Liga Champion.  Tim anak asuhan Zinedine Zidane juga berhasil mematahkan mitos yang menyebutkan bahwa tidak ada tim yang mampu menang berturut-turut sejak tahun 1990/1991. Sebagai buktinya, mereka menang di ajang Liga Champion pada tahun 2015/2016 dan 2016/2017. Selain itu, Los Blancos menorehkan catatan sebagai tim dengan perolehan gol terbanyak di Liga Champion, yakni sebanyak 500 gol.

Keberhasilan ini tak luput dari kondisi para pemain dan kerjasama tim yang sangat baik sehingga gawang yang dikawal oleh Gianlugini Buffon harus kebobolan sebanyak 4 kali. Skor tersebut disumbangkan oleh Christiano Ronaldo sang mesin pencetak gol, Casemiro, dan Marco Assensio.
Pada menit-menit awal pertandingan, antara Juventus dan Real Madrid sama-sama bermain ngotot untuk menciptakan gol di menit-menit awal. Akan tetapi, malah pada menit ke-20 Christiano berhasil membuka kemenangan pertama untuk Real Madrid. Hal tersebut tidak berlangsung lama karena Mario Mandzukic menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-27. Banyak tembakan-tembakan dari Juventus yang mengarah tepat sasaran ke gawang Real Madrid, namun skor tersebut tetap bertahan hingga turun minum. 

Performa Juventus di babak kedua semakin menurun dengan hanya menghasilkan penguasaan bola sebanyak 39%. Real Madrid semakin gencar menerobos pertahanan Juventus. Gol kedua untuk Madrid pun tercipta pada menit ke-61 oleh Casemiro dan berlanjut tiga menit berikutnya oleh Christiano Ronaldo. Gol dari Christiano Ronaldo yang berlangsung cepat ini tidak sempat diantisipasi oleh Buffon, padahal jarak mereka begitu dekat. Skor 3-1 untuk Real Madrid. Para punggawa Juventus, seperti Paulo Dybala, Dani Alves, dan Gonzalo Higuain tidak mampu menahan serangan bertubi-tubi dari Real Madrid.  Apalagi Mendekati menit-menit akhir, Juan Cuadrado menerima kartu kuning kedua di menit ke-83 sehingga Juventus harus bermain dengan 10 pemain. Real Madrid mengokohkan diri sebagai juara dengan tambahan gol yang diumpan dari Marcelo dan berhasil dieksekusi oleh Marco Asensio pada menit ke-90. Tim asuhan Massimiliano Allegri tidak dapat berbuat banyak dan harus rela memberikan trofi Liga Champion yang sudah diidamkan kembali ke tangan Real Madrid.

Sang kapten Juventus, Gianlugini Buffon gagal memberikan kado terindah untuk timnya sebelum imengakhiri karirnya setelah Piala Dunia 2017. Ekspresi pasrah dan sedih sangat jelas terlihat dari wajahnya dan para pemain lainnya setelah tim mereka harus menelan kekalahan yang ke-7 kalinya di final Liga Champion dan hanya puas sebagai runner up.

Felicidadas para Real Madrid, and Keep Fight for Juventus ! ! !

Berikut daftar tahun kejuaraan Real Madrid di Liga Champion dilansir dari official IG @realmadrid 
🏆 PARIS 1956
🏆 MADRID 1957
🏆 BRUSSELS 1958
🏆 STUTTGART 1959
🏆 GLASGOW 1960
🏆 BRUSSELS 1966
🏆 AMSTERDAM 1998
🏆 PARIS 2000
🏆 GLASGOW 2002
🏆 LISBON 2014
🏆 MILAN 2016
🏆 CARDIFF 2017



*tulisan ini sebenarnya sudah aku bikin setelah final selesai, tapi karena tidak punya paket internet, kepending deh. Jadi baru bisa post hari ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Buku The General's Wife

Keutamaan Allah menjadikan Malam untuk Istirahat

Jelang Adu Gengsi Raksasa Eropa